| Giok Nefrit |
Banda Aceh - Batu alam jenis Giok Nevrid tidak diperlombakan dalam kontes Atjeh Batee Festival 2015. Padahal banyak pengunjung festival mengharapkan Giok Nevrid asal Aceh perlu dikembangkan lagi.
"Untuk kategori Giok Nevrid, bukannya kami tidak membuka perlombaan di kategori itu. Namun mengingat ini merupakan event nasional, dan di event nasional memang belum ada kelas Nevrid.
Tapi nanti saya akan berusaha agar Nevrid kita Aceh diakui dan dapat diterima pada event-event tingkat nasional lainnya," kata Wakil Ketua panitia penyelenggara Atjeh Batee Festival 2015, Andy atau yang akrab disapa Andy Giok, saat dijumpa wartawan di Poolside Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Minggu, 8 Februari 2015.
Di sisi lain, Andy mengaku adalah salah satu pencetus ide adanya perlombaan Idocrase kelas Neon Aceh di festival tersebut. "Kelas idocrase Neon Aceh itu pertama kali dibuka pada event ini, dan itu saya yang buka supaya jenis batu tersebut bisa untuk dikonteskan.
Karena melihat penyebaran Neon ini sudah menyebar ke seluruh nusantara," ujarnya. Andy Giok juga menilai animo masyarakat sangat tinggi dalam Atjeh Batee Festival tersebut. Dia berharap untuk event-event ke depannya, pihak panitia akan lebih baik lagi dalam menghidangkan serangkaian acara.
Ia juga menyemangati para peserta yang belum bisa memenangkan kontes batu akik. "Jangan patah semangat, buat peserta kita dari Aceh harus lebih mengembangkan lagi kreativitasnya, dan tetap terus semangat serta berbesar hatilah," katanya.

SOCIALIZE IT →